SINTANG, KR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi mengungkapkan bahwa sejumlah kelompok tani (poktan) di daerah pemilihannya, yaitu Kecamatan Sepauk dan Tempunak, mengajukan permintaan bibit sawit untuk pengembangan perkebunan.
Ia mengatakan hal ini merupakan upaya masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dengan mengembangkan komoditas perkebunan yang memiliki potensi pasar yang baik.
“Untuk sektor perkebunan, beberapa kelompok tani memang mengajukan permintaan bibit sawit. Mereka berharap bisa mendapatkan bantuan untuk memulai atau mengembangkan usaha perkebunan sawit,” kata Kusnadi.
Ia menambahkan bahwa pada tahun lalu, pihaknya sudah berhasil memberikan bantuan kepada beberapa kelompok tani yang membutuhkan bibit sawit.
“Alhamdulillah, kemarin kami sudah bantu beberapa kelompok tani dengan pemberian bibit sawit. Itu sudah terealisasi di tahun lalu,” ucap Kusnadi.
Namun, Kusnadi juga menjelaskan bahwa pada tahun ini, karena terbatasnya anggaran, bantuan bibit sawit untuk kelompok tani masih belum bisa direalisasikan dalam jumlah besar.
“Tahun ini, karena terbatasnya anggaran, kami baru bisa menampung permintaan tersebut. Semua bantuan akan melalui kelompok tani, dan tentu saja kami akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan mereka seiring dengan ketersediaan anggaran di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
Kusnadi berharap, dengan adanya bantuan bibit sawit, kelompok tani di Sepauk dan Tempunak dapat mengembangkan usaha perkebunannya, yang pada gilirannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Kami berharap agar pemerintah dapat terus memberikan dukungan bagi pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Sintang terutama di dapil saya Sepauk dan Tempunak,” pungkasnya.




