SINTANG, KR – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa proses seleksi terbuka (open bidding) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dilakukan secara transparan dan murni berdasarkan hasil seleksi oleh panitia.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Sintang saat menjadi pembina Apel Bulanan yang dirangkai dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Bupati Sintang, Senin (13/4/2026).
“Saat ini Pemkab Sintang sedang melaksanakan open bidding. Banyak yang datang ke saya meminta tolong. Saya bilang, silakan daftar, bekerja yang benar, tunjukkan kemampuan, selanjutnya Tuhan yang mengatur,” tegas Bala.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada praktik transaksional dalam proses seleksi tersebut. Menurutnya, yang terpenting adalah manfaat dan kinerja yang bisa diberikan pejabat jika nantinya terpilih.
“Saya tegaskan, di Sintang ini tidak ada bicara soal uang. Saya hanya minta, ada manfaat ketika kalian menduduki posisi itu. Itu yang saya yakinkan kepada peserta open bidding,” ujarnya.
Bala bahkan mengingatkan agar para peserta tidak berpikir bahwa jabatan bisa diperoleh dengan cara instan atau melalui jalur tidak resmi.
“Tidak ada lagi anggapan ‘kalau punya uang pasti bisa jadi kepala dinas’. Itu tidak ada. Siapa pun yang terpilih nanti harus mempertanggungjawabkan kepada masyarakat. Keseriusan dalam bekerja akan membawa kita pada posisi yang baik,” tambahnya.
Berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Nomor: 03/PANSEL-JPTP/2026 tanggal 27 Maret 2026, Pemkab Sintang membuka seleksi untuk 15 posisi jabatan eselon II b.
Hingga hari terakhir pendaftaran pada Senin (13/4/2026), tercatat sebanyak 41 Pegawai Negeri Sipil telah mendaftar. Para peserta berasal dari berbagai instansi, yakni Pemkab Sintang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemkab Sekadau, dan Pemkab Kapuas Hulu. Pendaftaran melalui aplikasi ASN Karier ditutup pada pukul 23.59 WIB.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tahapan seleksi akan dimulai dengan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak pada 14–15 April 2026, dilanjutkan pengumuman hasilnya pada 16 April 2026.
Tahapan berikutnya meliputi seleksi pembuatan makalah pada 17 April 2026, sosialisasi seleksi kompetensi pada 23 April 2026, serta pelaksanaan assessment pada 27–29 April 2026.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti wawancara bersama panitia seleksi pada 4–6 Mei 2026, sebelum akhirnya pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 8 Mei 2026.
