Lintas Kapuas Raya

Di Bulan Bung Karno, Honoratus Guntur Minta Infrastruktur Jembatan dan Jalan di Serawai Jadi Prioritas

×

Di Bulan Bung Karno, Honoratus Guntur Minta Infrastruktur Jembatan dan Jalan di Serawai Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sintang, Honoratus Guntur saat membagikan hadiah perlombaan.

SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Serawai–Ambalau, Honoratus Guntur, menghadiri penutupan Monfort Cup XII Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-76 Paroki Santo Monfort Serawai, Sabtu, 6 Juni 2026.

Pada kegiatan tersebut, Honoratus Guntur mendampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, yang hadir untuk mengikuti rangkaian acara penutupan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Dalam kesempatan itu, Honoratus mengatakan momentum Bulan Bung Karno menjadi pengingat pentingnya semangat perjuangan dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur di wilayah Serawai dan Ambalau.

“Di Bulan Bung Karno ini, saya sebagai wakil masyarakat Serawai-Ambalau mendampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang menghadiri penutupan Monfort Cup XII Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-76 Paroki Santo Monfort Serawai,” ujarnya.

Honoratus menegaskan bahwa salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat saat ini adalah perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, terutama yang berada di kawasan ibu kota Kecamatan Serawai.

Menurutnya, sejumlah jembatan yang ada saat ini kondisinya cukup memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun mobilitas perekonomian.

“Harapan saya sebenarnya khusus pada infrastruktur jembatan dan jalan agar mendapat perhatian. Terutama di dalam Kota Kecamatan Serawai, khususnya jembatan yang kondisinya sangat memprihatinkan,” katanya.

Politisi yang mewakili wilayah Serawai dan Ambalau itu berharap pemerintah tidak hanya melakukan rehabilitasi sementara terhadap jembatan yang rusak, melainkan membangun konstruksi yang lebih kuat dan permanen.

“Kalau jembatan ini nanti diperhatikan oleh pemerintah, saya berharap jangan hanya direhab saja. Sebaiknya dibangun secara permanen menggunakan beton agar lebih kuat, tahan lama, dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia meyakini pembangunan infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan akses pelayanan, kegiatan ekonomi masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang, khususnya Kecamatan Serawai dan Ambalau.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *