SINTANG, KR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur di daerah pemilihannya belum terlalu memadai.
Ia mengatakan hal tersebut bukannya tanpa alasan, sebab masih ada beberapa spot atau titik yang memang kondisinya memprihatinkan.
“Tentu yang pasti jalan lintas Saran itulah menjadi fokus utama, kemudian kalau untuk bicara wilayah Sepauk tentu dari Manis Raya-SKPH, itukan pusat, karena hanya dua jalur itu,” kata Vaulinus Lanan.
“Kalau SKPC ya tentu dari Simpang Paoh, kalau dari BHL dari Penyangkak itukan jalan perusahaan, tetapi tetap bisa menjadi jalan alternatif, ketiga jalan ini tetap diperhatikan,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Politisi Partai Gerindra ini mengatakan bahwa kondisi infrastruktur inilah yang bakal menjadi konsen bagi dirinya diawal awal menjadi anggota legislatif.
“Karena memang kalau bicara infrastruktur itukan menjadi konsen utama kita, karena itu penunjang ekonomi, maka awal-awal ini menjadi konsen utama kita,” jelasnya.
Ia mengatakan dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak, kondisi perekonomian masyarakat sedikit terhambat, karena besarnya uang yang harus dikeluarkan.
“Sebagai contoh, kami disana penghasil jengkol terbesar dan kadang sampai dikirim ke Jakarta, dengan jalan yang rusak biaya yang dikeluarkan masyarakat jadi sangat besar,” ungkapnya.
“Jadi kalau jalannya bagus, otomatis selisih harganya nggak kebuang transportasinya. Jadi tidak ada toleransi lah, kalau untuk infrastruktur pasti kita utamakan,” pungkas Politisi kebanggaan masyarakat dari daerah pemilihan Sepauk-Tempunak ini.




