SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan, menilai kehadiran Koperasi Merah Putih (KMP) di setiap desa dan kelurahan merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.
Menurutnya, koperasi memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi lokal jika mampu memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
Lanan menjelaskan, banyak peluang usaha yang bisa digarap oleh koperasi, terutama di sektor pangan yang permintaannya terus meningkat. Salah satu peluang besar yang bisa dikembangkan di Sintang adalah usaha budidaya telur.
“Kebutuhan telur di Sintang cukup tinggi. Banyak yang masuk dari luar. Ini peluang bagi KMP untuk masuk ke usaha budidaya telur. Kalau koperasi bisa mengelolanya dengan baik, maka pangsa pasarnya sudah pasti ada,” jelas Vaulinus Lanan.
Ia menekankan bahwa koperasi tidak harus mengikuti model usaha dari daerah lain, tetapi perlu melihat potensi lokal yang bisa dikembangkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Manfaatkan potensi yang ada di desa itu, jangan ikut-ikutan di daerah lain. Pengurus harus jeli melihat potensi yang ada di sekitar mereka. Jangan hanya ikut-ikutan, tapi sesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing,” pesan Politisi Partai Gerindra ini.
Menurut Lanan, jika koperasi mampu mengelola usaha yang sesuai dengan potensi lokal, bukan hanya meningkatkan pendapatan anggota, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan pendampingan dan pelatihan agar koperasi di desa mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Koperasi yang maju akan membawa manfaat besar, bukan hanya bagi anggotanya, tapi juga bagi masyarakat luas,” pungkasnya.












