SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menghadiri kegiatan Sinkronisasi Jadwal Petugas Khatib Jumat Se-Kota Sintang yang digelar di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Sintang pada Senin 1 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kemenag Sintang, Hasib Arista, dan dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus masjid, serta seluruh khatib Jumat Se-Kota Sintang. Agenda ini bertujuan menyamakan persepsi dan langkah bersama demi menjaga harmoni umat di tengah masyarakat yang majemuk.
Hasib Arista menegaskan bahwa latar belakang para khatib yang beragam membutuhkan koordinasi yang baik agar penyampaian pesan keagamaan tetap moderat, sejuk, dan menenteramkan.
“Tujuan utama sinkronisasi ini bukan menyeragamkan materi khutbah, tetapi mempererat koordinasi antara khatib, DMI, dan Kemenag. Ini penting untuk mencegah beda persepsi serta memastikan pesan yang disampaikan tetap menjadi rahmatan lil alamin,” ujar Hasib.
Ia menambahkan bahwa mimbar Jumat merupakan ruang strategis untuk membentuk karakter dan moral umat. Karena itu, para khatib harus mampu memberikan edukasi dan pencerahan yang relevan dengan kondisi masyarakat.
Sementara itu, Senen Maryono menyambut baik langkah Kemenag Sintang dalam memperkuat sinergi antara pengurus masjid dan para khatib. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat peradaban, tempat yang aman, dan bukan ruang yang memecah belah.
“Masjid adalah tempat umat mencari ketenangan. Karena itu, khatib dan pengurus masjid harus bergerak bersama menjaga moderasi dan keharmonisan. Kami di DMI mendukung penuh upaya seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan sinkronisasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas khatib, sekaligus memastikan setiap khutbah mampu menumbuhkan suasana damai dan memperkuat persatuan umat.












