Lintas Kapuas Raya

Desa Diminta Alokasikan Dana untuk Pengendalian TBC

×

Desa Diminta Alokasikan Dana untuk Pengendalian TBC

Sebarkan artikel ini

SINTANG, KR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Yasser Arafat, menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait percepatan pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) hingga ke tingkat desa.

Instruksi tersebut menekankan bahwa penanganan TBC membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa.

Yasser menjelaskan, salah satu poin penting dari instruksi Presiden adalah agar desa turut mengalokasikan dana desa untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian TBC secara lebih terarah dan terencana.

“Kan ini intervensi Presiden, bahwa pencegahan dan pengendalian TBC diminta dukungan seluruh pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, sampai kepada desa. Salah satu yang diminta adalah desa menganggarkan dari dana desanya untuk mendukung pencegahan dan pengendalian TBC ini,” ujar Yasser.

Sebagai tindak lanjut, DPMPD Kabupaten Sintang akan menyampaikan arahan tersebut secara resmi ke seluruh desa agar memasukkan program TBC dalam rencana pembangunan dan penganggarannya.

“Intinya dengan instruksi ini, saya yakin dan percaya kita akan menindaklanjuti ke seluruh desa di Kabupaten Sintang dalam bentuk dukungan dana untuk penganggaran TBC di desa masing-masing. Besaran alokasi tentu menyesuaikan kondisi dan kemampuan desa,” jelasnya.

Yasser menyebut, selama ini sebagian desa memang telah menganggarkan dana untuk sektor kesehatan, namun belum secara spesifik mengarah pada pengendalian dan pencegahan TBC. Program kesehatan yang banyak didanai baru sebatas posyandu, penanganan stunting, dan pelayanan dasar lainnya.

“Selama ini memang desa sudah menganggarkan untuk pelayanan dan dukungan pembangunan kesehatan, cuma yang fokus ke pengendalian dan pencegahan TBC ini baru sebagian saja yang sudah menganggarkannya. Kalau untuk keseluruhan desa, sudah menganggarkan kesehatan tapi masih secara umum, belum spesifik ke TBC,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui penguatan peran desa dan dukungan anggaran yang lebih terarah, target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030 dapat tercapai lebih cepat, khususnya di Kabupaten Sintang.

 

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *