SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rudy Andryas meminta Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera mengadakan Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) khusus untuk wilayah Serawai dan Ambalau.
Menurut Politisi NasDem ini dua kecamatan di daerah hulu tersebut sangat membutuhkan percepatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar, terutama jalan desa.
Ia mengungkapkan bahwa keluhan mengenai buruknya akses jalan di Serawai dan Ambalau hampir selalu muncul setiap tahun.
Kondisi tersebut diperburuk oleh minimnya alat berat yang dapat digunakan untuk perbaikan rutin, sehingga masyarakat harus menunggu terlalu lama ketika terjadi kerusakan jalan maupun jembatan penghubung desa.
“Serawai dan Ambalau wilayahnya luas, desa-desanya berjauhan, dan kondisi jalannya berat. Tanpa UPJJ yang ditempatkan khusus, sangat sulit melakukan penanganan cepat ketika ada kerusakan. Ini yang sering dikeluhkan masyarakat,” ujar Rudy Andryas baru baru ini.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan alat UPJJ akan sangat membantu pemerintah desa, kecamatan, maupun dinas teknis dalam melakukan pemeliharaan berkala. Dengan alat yang tersedia di lokasi, proses pengerjaan jalan tidak perlu lagi menunggu alat berat dari kota Sintang yang jaraknya jauh dan membutuhkan biaya mobilisasi tinggi.
“Kalau alatnya ada di tempat, minimal penimbunan, pembukaan badan jalan, atau perbaikan jembatan kecil bisa segera dikerjakan. Jangan sampai masyarakat terus terisolasi karena akses yang rusak,” kata dia.
Ia juga mengingatkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, terutama akses transportasi hasil pertanian, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Infrastruktur adalah urat nadi pembangunan. Pemerintah daerah harus memprioritaskan UPJJ ini, karena masyarakat Serawai dan Ambalau sudah menunggu terlalu lama,” tegasnya.
Ia berharap pengadaan alat UPJJ dapat masuk dalam prioritas anggaran 2026 sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.












