SINTANG, KR – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Sintang mendorong penguatan koordinasi antar perangkat daerah dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sintang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Arif Setya Budi, saat menghadiri rapat pembentukan Tim Koordinasi dan Tim Sekretariat Pembina Pembangunan Perkebunan Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Arif Setya Budi menjelaskan bahwa pembentukan tim koordinasi tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam merumuskan kebijakan serta pelaksanaan program pembangunan perkebunan di Kabupaten Sintang.
Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Sintang.
“Melalui pembentukan Tim Koordinasi dan Tim Sekretariat Pembina Pembangunan Perkebunan ini diharapkan koordinasi antar perangkat daerah dapat berjalan lebih baik, sehingga program pembangunan perkebunan di Kabupaten Sintang dapat dilaksanakan secara terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Arif Setya Budi.
Ia menambahkan bahwa tim koordinasi nantinya akan bertugas mengarahkan kebijakan serta menyinergikan berbagai program pembangunan perkebunan. Sementara itu, tim sekretariat akan mendukung pelaksanaan administrasi, koordinasi teknis, serta memastikan program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi agar pembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih terarah serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah.












