SINTANG, KR – Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Indra Subekti mengungkapkan bahwa pelantikan penggantian antar waktu (PAW) caleg terpilih atas nama Heri Jambri bakal dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pimpinan definitif.
Ia mengatakan Partai Hanura bakal melakukan pergantian antar waktu caleg terpilih atas nama Heri Jambri karena yang bersangkutan mengundurkan diri karena maju Pilkada Sintang tahun 2024.
“Pak Heri Jambri maju pilkada dan syaratnya memang harus mundur dari kursi DPRD Sintang. Untuk siapa yang menggantikan beliau tentu kita akan menunggu keputusan dari Partai Hanura,” ucap Indra Subekti.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa yang menggantikan Heri Jambri adalah caleg peraih suara terbanyak kedua Partai Hanura dari daerah pemilihan yang sama yaitu Sintang 2.
“Kalau tidak salah saya namanya Hermansen Figo, tetapi untuk lebih jelasnya sama-sama kita tunggu surat keputusan dari Partai Hanura yang akan diserahkan ke kita,” tutur Indra Subekti.
Ia mengatakan untuk teknis pelantikan pergantian antar waktu tersebut bakal dilaksanakan setelah pimpinan definitif DPRD selesai melaksanakan orientasi di Pontianak pada tanggal 10 Oktober 2024.
“Kami masih orientasi dari tanggal 6-10 Oktober di Pontianak, setelah dari tanggal itu mungkin akan ada penggantian juga dari Partai Hanura. Mungkin di hari yang sama dengan pelantikan pimpinan definitif,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya satu dari 40 anggota DPRD Kabupaten Sintang terpilih periode 2024-2029 tidak bersedia disumpah/janji pada saat pelantikan di Gedung DPRD Sintang, Senin 9 September 2024.
Sosok tersebut adalah Heri Jambri, dia memilih mundur karena berkomitmen untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sintang tahun 2024.
“Tadi nama saya sempat disebut sebagai salah satu dewan terpilih, karena memang prosesnya belum sampai ke gubernur dan mudah-mudahan dalam bulan depan sudah ada pengganti saya yang akan dilantik bersama-sama dengan pimpinan definitif,” kata Heri Jambri saat itu.












