SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nekodimus, menegaskan penanganan jalan rusak di sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu bersamaan.
Politisi senior Partai Hanura dari daerah pemilihan Sepauk–Tempunak itu mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Masalah jalan rusak memang belum bisa kita tangani sekaligus. Penanganannya tentu dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang rusak menjadi salah satu persoalan yang kerap dikeluhkan masyarakat karena berdampak pada aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas barang dan jasa serta akses antar wilayah.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD memahami bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan yang mendesak dan harus menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan.
Namun demikian, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam percepatan penanganan seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah.
“Kita juga menyadari itu merupakan kebutuhan prioritas masyarakat, namun karena keterbatasan anggaran, kita belum mampu melaksanakannya secara serentak,” katanya.
Nekodimus menambahkan, dalam kondisi fiskal yang terbatas, pemerintah harus melakukan skala prioritas serta penyesuaian program agar pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan.
Ia menyebut, pengalokasian anggaran dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun, sehingga perbaikan jalan dapat terus dilaksanakan meski tidak sekaligus.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk memahami kondisi keuangan daerah yang ada saat ini, mengingat banyaknya kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.
“Yang jelas ini tetap menjadi perhatian, dan akan terus kita dorong agar bisa ditangani secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya.












