SINTANG, KR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Juni mengungkapkan bahwa jembatan Sungai Sintang yang ambruk beberapa waktu lalu sudah mulai diperbaiki.
Ia mengatakan jembatan ini memang urgent untuk diperbaiki, sebab akses masyarakat terganggu sekali. Bahkan anak sekolah harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai.
“Jembatan Sungai Sintang yang pasti kalau untuk sementara sih sudah mulai pembangunan dan sudah ada tindak lanjut dari pemerintah,” kata Juni kepada media kapuasraya.id baru-baru kni.
Ia menjelaskan jembatan ini sifatnya darurat, maka untuk sementara ini pihaknya juga mendorong agar dapat dikerjakan dengan kerja bakti oleh masyarakat.
“Sudah aman sih, sekarang juga sudah mulai dibangun pemda. Jembatan ini akses satu desa yaitu Sungai Sintang,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dia juga berharap kepada masyarakat untuk dapat sedikit bersabar ketika jembatan sedang dibangun.
“Tetap tenang dan sabar, jembatan ini pun saya rasa tidak memakan waktu yang cukup lama dalam proses pengerjaannya,” ungkap Juni.
Sebagaimana diketahui, jembatan Sungai Sintang ini ambruk pada bulan April 2024 lalu. Akibatnya mobilitas masyarakat dan pelajar cukup terganggu.
Para pelajar pergi ke sekolah mau tidak mau harus menggunakan rakit yang dibuat dari papan untuk tiba ke sekolah.
Motornya dinaikan ke rakit untuk menyebrangi sungai, kemudian lanjut berkendara hingga ke sekolah.
Waktu jembatan belum ambruk para pelajar berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor.
Jembatan gantung desa Sungai Sintang ini memiliki panjang sekitar 60 meter lebar 2,20 meter.












