SINTANG, KR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus J mengungkapkan bahwa kondisi pendidikan di Bumi Senentang masih membutuhkan perhatian, terutama terkait sarana dan prasarana.
Hal ini disampaikannya saat ditemui di sela-sela menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD Sintang Terhadap LKPj Bupati Sintang Tahun Anggaran 2024 pada Senin, 19 Mei 2025.
“Tidak bisa kita pungkiri, kondisi pendidikan kita sekarang perlu mendapat perhatian. Baik itu sarana dan prasarana, meubeler, dan hal-hal lainnya,” ungkap Yustinus.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru saja kembali dari pertemuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Kecamatan Sepauk.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memanfaatkan waktu untuk meninjau langsung kondisi pendidikan di lapangan.
“Kami ingin melihat seperti apa kondisi pendidikan yang sebenarnya, terutama dalam implementasi program guru penggerak dan sekolah penggerak,” jelas Yustinus.
Yustinus menyebut, dari hasil pemantauan di beberapa wilayah seperti Tapang Aceh, pihaknya cukup mengapresiasi perhatian dan tanggung jawab para pelaku pendidikan.
Namun demikian, masih ditemukan sejumlah sekolah dengan kondisi fisik yang memerlukan pembenahan.
“Memang ada beberapa sekolah yang kondisi fisiknya masih perlu perhatian. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah dapat lebih fokus memberikan perhatian khusus terhadap dunia pendidikan.
“Tentu perlu kita pahami bahwa semua ini demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik dan merata di seluruh pelosok yang ada di Kabupaten Sintang,” pungkasnya.










