SINTANG, KR – Peternak sapi dari Simpang Pandan, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Mujadi, mengaku bangga setelah sapi miliknya kembali dipercaya menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Iduladha tahun ini.
Mujadi mengatakan, penjualan sapi kurban tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu penjualan berada di kisaran 80 ekor, tahun ini jumlahnya melonjak hingga di atas 100 ekor.
“Untuk penjualan kurban tahun ini lebih meningkat dari tahun lalu. Tahun lalu sekitar 80-an ekor, tahun ini meningkat pesat sampai di atas 100 ekor,” ujarnya.
Ia menceritakan, sapi miliknya bisa terpilih setelah tim dari dinas terkait datang mencari sapi dengan ukuran terbesar di wilayah Kabupaten Sintang. Dari hasil peninjauan tersebut, dua ekor sapi dari peternakannya akhirnya dipilih untuk kurban Presiden.
“Hari itu ada dari dinas mencari sapi yang terbesar di Kabupaten Sintang ini, dan kebetulan di ternakan kami yang terbesar tahun ini. Kebetulan dapat dua ekor, satu untuk wilayah Putusibau, Kapuas Hulu dan satu untuk Sintang,” katanya.
Menurut Mujadi, ini merupakan kali kedua dirinya dipercaya menyiapkan sapi kurban Presiden. Karena itu, ia merasa senang sekaligus bangga atas kepercayaan tersebut.
“Ya tentunya bangga dan senang, karena untuk kedua kalinya kami dipercaya oleh bapak Presiden untuk menyiapkan hewan kurban,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sapi tersebut merupakan hasil pembesaran yang dipeliharanya sejak masih berusia sekitar satu tahun. Meski tidak ada perawatan khusus, Mujadi memastikan seluruh sapi dirawat dengan baik seperti ternak lainnya.
“Biasa-biasa saja sih, tidak ada yang terlalu istimewa, sama seperti sapi-sapi yang lain,” ucapnya.
Mujadi juga memastikan sapi yang dipilih telah melalui pemeriksaan kesehatan dari petugas kesehatan hewan dan dinyatakan memenuhi syarat.
“Kemarin sudah dicek kesehatan dari kesehatan hewan, semuanya memenuhi syarat,” katanya.
Untuk sapi kurban Presiden yang dikirim ke wilayah Putusibau, beratnya mencapai sekitar 820 kilogram. Sementara sapi yang diperuntukkan bagi wilayah Sintang memiliki berat 863 Kilogram.












