SINTANG, KR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang kembali memperbaharui data banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Minggu (17/5/2026).
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sintang, Benyamin mengatakan, berdasarkan data sementara, sebanyak 35 desa di tiga kecamatan terdampak banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Tiga kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kelam Permai,” ujarnya.
Benyamin merinci, dari total desa terdampak tersebut, sebanyak 14 desa berada di Kecamatan Kayan Hulu, kemudian 20 desa di Kecamatan Kayan Hilir, serta satu desa di Kecamatan Kelam Permai.
Menurutnya, kondisi banjir paling parah terjadi di Desa Nanga Laar, Kecamatan Kayan Hulu dan Desa Pakak, Kecamatan Kayan Hilir.
“Untuk sementara wilayah yang cukup parah terdampak banjir yakni Desa Nanga Laar di Kayan Hulu dan Desa Pakak di Kayan Hilir,” katanya.
BPBD Sintang hingga saat ini masih terus melakukan pendataan di lapangan serta memantau perkembangan debit air di wilayah terdampak banjir.
Masyarakat yang berada di kawasan bantaran sungai dan daerah rawan banjir juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bertambahnya debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Selain itu, BPBD Sintang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan pihak terkait lainnya untuk penanganan serta pemantauan kondisi masyarakat terdampak banjir.












