SANGGAU, KR – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas jalan penghubung Batang Tarang–Sosok, tepatnya di depan Sekolah BTCC, Desa Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan mobil Toyota Avanza, mengakibatkan dua korban meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial PS (31), warga Dusun Sebandang, Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor berboncengan bersama istrinya serta seorang anak balita berusia tiga tahun.
Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Avanza bernomor polisi KB 1630 QZ diketahui berinisial RA (21), warga Kecamatan Sungai Kakap. Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah berlawanan sebelum kecelakaan terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Desa Kebadu menuju Kecamatan Tayan Hulu dengan kecepatan sedang. Saat tiba di depan Sekolah BTCC Batang Tarang, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza yang juga melaju dengan kecepatan sedang.
Diduga, mobil Toyota Avanza mengalami pecah ban belakang sebelah kiri secara tiba-tiba. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan kendali, selip, lalu bergerak ke sisi kanan jalan hingga akhirnya bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Batang Tarang. Sementara anak korban yang masih berusia tiga tahun meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dialami.
Istri korban yang turut menjadi penumpang mengalami luka lecet pada kedua tangan serta mengeluhkan sesak dan nyeri di bagian dada. Korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil Toyota Avanza mengalami kerusakan pada bagian bumper kanan, kaca spion kanan patah, serta ban belakang kiri pecah. Sementara sepeda motor Yamaha NMAX mengalami kerusakan cukup parah.
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan penanganan awal.
“Personel langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, mencatat identitas saksi dan korban, serta mengatur situasi di lokasi kejadian. Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kendaraan roda empat mengalami pecah ban sehingga kehilangan kendali,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama kondisi ban dan sistem keselamatan, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.












