SINTANG, KR – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab meminta pemerintah daerah mempercepat perbaikan jalan-jalan berlubang di dalam Kota Sintang.
Menurutnya, sejumlah titik rawan kerusakan jalan mulai menimbulkan keluhan masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua.
Chomain menjelaskan bahwa pada momentum Nataru, mobilitas masyarakat biasanya meningkat tajam. Arus kendaraan di kawasan perkotaan seperti Jalan MT Haryono, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Lintas Melawi, dan beberapa ruas strategis lainnya akan jauh lebih padat dibanding hari biasa.
Karena itu, perbaikan perlu dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi kecelakaan maupun kemacetan akibat kondisi jalan yang rusak.
“Menjelang Nataru, aktivitas masyarakat meningkat. Saya minta pemerintah daerah memperbaiki titik-titik jalan berlubang di dalam kota, terutama yang berpotensi membahayakan pengendara,” tegas Chomain Wahab.
Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang sering hujan juga memperparah kerusakan jalan. Lubang-lubang yang tertutup genangan air membuat pengendara kesulitan melihat kondisi permukaan jalan sehingga risiko kecelakaan semakin besar.
“Saya menerima banyak laporan dari masyarakat, terutama pengendara motor, bahwa beberapa ruas jalan rusak makin parah ketika hujan. Ini harus segera direspons,” ujar Chomain.
Selain perbaikan mendesak, Chomain omendorong Dinas PU untuk menyiapkan rencana pemeliharaan rutin sepanjang tahun agar kerusakan jalan tidak terus berulang.
Ia menilai infrastruktur kota adalah wajah Kabupaten Sintang, sehingga penanganannya tidak boleh dibiarkan menunggu parah.
“Perbaikan infrastruktur kota itu bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan warga. Apalagi kita menyambut Nataru, tentu mobilitas tinggi dan banyak pendatang akan masuk ke kota,” tambahnya.
Chomain menegaskan bahwa Komisi B DPRD Sintang akan terus memantau kinerja dinas terkait dan memastikan anggaran pemeliharaan jalan digunakan secara tepat dan efektif.












