SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari daerah pemilihan Kayan Hulu dan Kayan Hilir, Anastasia membenarkan adanya dua rumah warga di Desa Nanga Abai, Kecamatan Kayan Hulu, yang hanyut diterjang banjir pada Minggu 17 Mei 2026.
Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dua rumah warga yang hanyut diketahui milik Nana Dati (47), seorang petani beragama Kristen, serta Taronyot (55), yang juga bekerja sebagai petani. Keduanya merupakan warga Desa Nanga Abai, Kecamatan Kayan Hulu.
Anastasia mengatakan kondisi banjir di sejumlah wilayah Kayan Hulu memang terus mengalami peningkatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Debit air sungai yang naik dengan cepat menyebabkan arus semakin deras dan menggerus sejumlah bangunan warga di bantaran sungai.
“Informasi yang kami terima memang benar ada dua rumah warga di Nanga Abai yang hanyut akibat banjir pagi tadi. Saat ini masyarakat diminta tetap waspada karena debit air masih tinggi,” ujar Anastasia.
Ia juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak agar bantuan darurat bisa segera disalurkan.
Menurutnya, banjir kali ini tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah desa di wilayah Kayan Hulu. Beberapa akses jalan dan fasilitas umum juga dilaporkan terdampak akibat luapan air.
Anastasia mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bantaran sungai agar segera mengamankan barang-barang berharga dan mengungsi sementara apabila kondisi air terus meningkat.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan bertahan di rumah apabila kondisi sudah membahayakan,” pesannya.
Hingga saat ini, warga bersama aparat desa masih terus memantau perkembangan kondisi banjir di wilayah tersebut.












