SANGGAU, KR – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sintang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Sanggau pada Selasa, 14 April 2026.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkuat pertukaran informasi terkait mekanisme pembahasan LKPJ di masing-masing daerah.
Rombongan Pansus LKPJ DPRD Sintang membahas berbagai hal teknis terkait metode pembahasan serta penyusunan rekomendasi agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif.
Salah satu anggota Pansus, Senen Maryono, mengatakan kunjungan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman antar daerah dalam pelaksanaan pembahasan LKPJ Bupati. Menurutnya, pertukaran informasi ini penting untuk memperkaya perspektif dalam penyusunan rekomendasi akhir.
“Tadi pagi Pansus DPRD Kabupaten Sintang terkait LKPJ Bupati Sintang tahun 2025 melakukan kunjungan kerja ke DPRD Sanggau untuk silaturahmi sekaligus diskusi dan tukar informasi terkait pelaksanaan pembahasan LKPJ di masing-masing kabupaten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari hasil diskusi terlihat adanya perbedaan metode pembahasan antara kedua daerah. Di Kabupaten Sanggau, pembahasan LKPJ dilakukan melalui mekanisme komisi dengan pola diskusi dan tanya jawab bersama OPD. Sementara di Kabupaten Sintang, pembahasan dilakukan melalui Pansus khusus.
Meski berbeda mekanisme, keduanya dinilai memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat kualitas evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Baik Sintang maupun Sanggau juga sama-sama melakukan kunjungan lapangan ke kecamatan serta konsultasi ke Biro Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat.
“Di Sanggau melalui komisi, di Sintang melalui Pansus. Tapi sama-sama ada kunjungan ke kecamatan dan konsultasi ke Biro Pemerintahan provinsi,” jelasnya.
Senen menambahkan, hasil kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya proses pembahasan di DPRD Sintang sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih spesifik, terarah, dan dapat ditindaklanjuti dengan baik oleh pemerintah daerah.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat pembahasan agar rekomendasi lebih terarah dan spesifik,” pungkasnya.












