SINTANG, KR – Anggota DPRD Sintang, Jimi Manopo menyoroti pentingnya pengawasan distribusi produk di pasar tradisional dan modern, terutama menjelang akhir tahun ketika aktivitas perdagangan meningkat tajam.
Menurutnya, laporan mengenai produk kedaluwarsa, kemasan rusak, dan barang tanpa izin edar masih ditemukan di beberapa titik.
“Keselamatan konsumen adalah prioritas. Pemerintah harus tegas memastikan barang yang masuk ke pasar aman dan legal. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegas Jimi.
Ia meminta Disperindagkop Sintang bersinergi dengan BPOM dan unit terkait untuk melakukan sidak rutin, terutama di kawasan pasar besar seperti Pasar Sungai Durian, Pasar Masuka, dan beberapa ritel modern.
“Pengawasan tidak boleh hanya menjelang hari besar. Harus rutin karena perputaran barang sangat cepat,” katanya.
Jimi juga menyoroti peredaran kosmetik dan obat herbal tanpa izin edar yang banyak dijual secara bebas. Menurutnya, risiko kesehatan sangat besar jika pemerintah tidak bertindak.
“Banyak masyarakat tidak mengetahui mana produk aman. Tugas pemerintah memastikan barang beredar sesuai standar,” jelasnya.
Selain produk pangan dan kosmetik, ia meminta perhatian pada keamanan LPG 3 kg, tabung bekas, dan regulator.
“Ledakan kompor dan tabung sering terjadi karena barang tidak standar. Ini harus dikontrol,” pintanya.
Jimi menekankan pentingnya edukasi kepada pedagang tentang standar keamanan produk.
“Pedagang perlu diberi pemahaman bahwa menjual barang tidak layak bukan hanya melanggar hukum tetapi juga membahayakan warga,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa DPRD siap mendorong alokasi anggaran tambahan jika diperlukan untuk memperkuat pengawasan. “Tidak ada kompromi soal keamanan konsumen,” tegasnya.












