SINTANG, KR – Camat Kelam Permai, Kusmara Amijaya menilai sektor pertanian di wilayahnya memiliki potensi yang sangat menjanjikan, terutama untuk pengembangan padi sawah.
“Saya pikir ada harapan bagus, tapi tidak semua desa. Kita harus berangkat dari data,” ucapnya Kusmara Amijaya kepada media belum lama ini.
Ia menyebutkan, berdasarkan data dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kelam Permai, potensi lahan padi sawah di beberapa desa cukup besar.
Rinciannya: Desa Kebong memiliki 82 hektare, Desa Kelam Sejahtera 33 hektare, Desa Merpak 151 hektare, dan Desa Ensaid Panjang 125 hektare. Total potensi lahan mencapai 491 hektare.
“Namun, ini baru potensi lahan. Belum semuanya ditanami. Kalau bisa dimanfaatkan 30 persen saja dari total itu, sudah sangat baik,” kata Kusmara Amijaya.
Ia juga menyoroti beberapa kendala dalam pengembangan pertanian, salah satunya terkait implementasi regulasi terbaru.
“Kita bicara dalam konteks Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 yang belum berjalan maksimal. Karena itu, perlu duduk satu meja dengan pemerintah desa untuk mendata dan mengidentifikasi desa yang benar-benar punya potensi,” jelas Kusmara Amijaya.
Ia mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihak kecamatan berencana menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah desa guna membahas langkah strategis pengembangan sektor pertanian di Kelam Permai.
“Kita ingin potensi ini bisa benar-benar kita maksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Maka segera mungkin kita akan rapat demgan pemerintah desa,” pungkas Camat Kelam Permai, Kusmara Amijaya.












