SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rudy Andryas menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Raimuna Daerah Kalimantan Barat Tahun 2025 yang resmi dimulai di Stadion Baning Sintang.
Kegiatan kepanduan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Politisi Partai NasDem ini mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing.
Ia menyebut, tema kegiatan KIAN – Kreatif, Inovatif, Aktif, dan Nyata sangat relevan dengan tantangan zaman, di mana pemuda dituntut tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif dan visioner.
“Raimuna Daerah ini adalah momentum emas bagi anak muda untuk belajar, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring. Tema KIAN mencerminkan semangat yang harus dimiliki generasi sekarang: kreatif dalam ide, inovatif dalam tindakan, aktif dalam kontribusi, serta nyata dalam hasil,” ucapnya pada Selasa 25 November 2025.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Raimuna Daerah di Sintang membuktikan bahwa daerah ini mampu menjadi tuan rumah kegiatan besar tingkat provinsi.
“Ini kebanggaan bagi Kabupaten Sintang. Kita tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam mendukung pengembangan generasi muda,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Rudy berharap, para peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, toleransi, dan solidaritas antar daerah. Kegiatan ini, katanya, harus menjadi ruang pendidikan karakter yang sebenarnya.
“Raimuna bukan hanya soal keterampilan pramuka, tetapi tentang bagaimana membangun persahabatan, saling menghargai, dan menguatkan rasa persatuan,” jelasnya.
Wakil Rakyat dari Serawai-Ambalau ini pun menyampaikan harapan agar Raimuna Daerah Kalbar 2025 menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dan menjadi motivasi untuk terus berkarya bagi daerah dan bangsa.
“Generasi hebat tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari pengalaman, tantangan, dan kebersamaan yang membentuk karakter,” pungkasnya.












