SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah menyentuh banyak desa di wilayah Sintang sepanjang tahun 2024–2025.
Program yang dikenal sebagai bantuan bedah rumah tersebut dinilai sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian layak.
Jaba menegaskan bahwa BSPS merupakan salah satu program pemerintah pusat yang paling terasa manfaatnya, terutama bagi masyarakat pedalaman yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Ia mencatat bahwa sejumlah desa di Kecamatan Ketungau, Kayan Hilir, Serawai–Ambalau, hingga Dedai telah menerima bantuan BSPS dalam jumlah cukup signifikan.
“Banyak desa di Sintang yang sudah terbantu melalui program BSPS. Ini patut kita apresiasi karena masyarakat yang rumahnya tidak layak kini bisa tinggal dengan lebih nyaman dan sehat,” ujar Sebastian Jaba.
Menurutnya, perbaikan kualitas hunian masyarakat merupakan bagian penting dari peningkatan kesejahteraan. Rumah yang layak bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kesehatan keluarga serta lingkungan permukiman.
“BSPS ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Mereka yang tadinya tinggal di rumah hampir roboh, sekarang bisa menempati rumah yang jauh lebih aman,” tambahnya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan bantuan perumahan di Sintang masih cukup besar. Masih banyak desa yang memiliki data rumah tidak layak huni dan belum tersentuh program tersebut. Karena itu, ia berharap kuota BSPS untuk Sintang dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Kami di DPRD mendorong agar pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menambah alokasi untuk Kabupaten Sintang. Semakin banyak desa yang mendapat BSPS, semakin cepat kita mengurangi angka rumah tidak layak huni,” pungkasnya.












