SINTANG, KR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus mengungkapkan bahwa perubahan sistem penerimaan murid baru dari PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) menjadi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tidak membawa dampak signifikan terhadap pelaksanaannya di daerah.
“Sekarang dengan SPMB, sistem penerimaan murid baru hanya berubah nama saja. Kalau dulu kan namanya PPDB. Zonasi juga sekarang digantikan dengan istilah letak wilayah, tempat wilayah. Pokoknya hanya ganti nama,” jelas Yustinus.
Ia menjelaskan, selama ini sistem zonasi tidak menjadi masalah di Kabupaten Sintang karena letak sekolah yang sudah berada di lokasi strategis dan berdekatan dengan pemukiman warga.
“Untuk kita di Kabupaten Sintang, sistem zonasi sejak dulu tidak terlalu bermasalah. Karena kebetulan kondisi letak sekolah-sekolah kita berada di tempat strategis, dekat dengan tempat tinggal masyarakat,” ungkapnya.
Meski demikian, tahun ini terdapat ketentuan baru dalam pelaksanaan SPMB, di mana Surat Keputusan (SK) pelaksanaan harus ditandatangani langsung oleh Bupati.
“Tahun ini, SK SPMB itu memang harus ditandatangani Bupati, tidak cukup dari Kepala Dinas. Ini menunjukkan betapa pentingnya sistem penerimaan ini yang mempertimbangkan jarak, waktu, dan tempat. Tapi tetap, yang bertanggung jawab sebagai ketua panitia adalah Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Yustinus menambahkan, pelaksanaan SPMB di Kabupaten Sintang sejauh ini tidak menjadi kendala berarti, kecuali di beberapa wilayah pedalaman yang memiliki tantangan tersendiri.
“Mungkin yang sedikit menjadi perhatian adalah daerah-daerah pedalaman. Tapi secara umum, tidak menjadi kendala,” kata Yustinus.
Sebagai bentuk kesiapan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang bahkan telah mengedarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan sejak awal tahun.
“Bulan Januari kita sudah sampaikan surat edaran terkait SPMB, supaya teman-teman di satuan pendidikan bisa mempersiapkan diri sejak dini,” ucap Yustinus.
Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggelar kegiatan sosialisasi SPMB yang dirangkai dengan rapat kerja bersama para kepala sekolah se-Kabupaten Sintang.
“Beberapa hari ke depan kami akan melakukan sosialisasi, sekalian rapat kerja kepala sekolah serta sosialisasi SPMB,” pungkasnya.












