SINTANG, KR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai solusi atas keterbatasan anggaran pembangunan.
Menurutnya, saat ini DPRD bersama pemerintah daerah tengah membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (perda) yang diharapkan dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan PAD.
“Ada tiga perda yang sedang dalam proses. Kita harapkan dari situ ada komponen yang bisa meningkatkan PAD secara maksimal,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.
Ia mengakui bahwa peningkatan PAD saja tidak akan cukup untuk menutup seluruh kebutuhan pembangunan. Namun setidaknya, langkah tersebut dapat memberikan tambahan ruang fiskal bagi daerah.
Selain itu, Yohanes juga menekankan pentingnya menentukan prioritas anggaran, khususnya pada sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Anggaran yang ada harus produktif. Kita juga perlu menetapkan persentase khusus untuk infrastruktur,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai komunikasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan di daerah. Menurutnya, peluang mendapatkan dukungan anggaran dari pusat masih terbuka lebar.
“Kita harus intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Itu penting supaya ada intervensi anggaran ke daerah,” jelasnya.
Ia menyebut, komunikasi yang telah terjalin dengan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menunjukkan hasil positif, dengan adanya peningkatan anggaran pusat untuk Kabupaten Sintang ke depan.
DPRD berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat terus diperkuat demi mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sintang.












