SINTANG, KR – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyayangkan terjadinya kecelakaan bus DAMRI rute Sintang–Pontianak di turunan Penyeladi, Kabupaten Sanggau, Minggu (5/4/2026).
Ia menegaskan, sebagai angkutan umum milik pemerintah, standar keselamatan tidak boleh diabaikan karena menyangkut keselamatan dan nyawa penumpang.
“Kita tentu sangat menyayangkan kejadian ini. Sebagai angkutan umum pemerintah, standar-standarnya tidak boleh diabaikan. Ini menyangkut kesehatan dan nyawa orang,” ujar Bupati pada Senin (6/4/2026).
Bala berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Ia meminta pihak DAMRI untuk melakukan pembenahan, termasuk memastikan kelayakan kendaraan serta kesiapan operasional.
Menurutnya, faktor pengemudi juga menjadi perhatian penting. Sopir angkutan umum, kata dia, harus benar-benar memahami kondisi medan, terutama jalur-jalur rawan seperti turunan Penyeladi.
“Supir itu tidak boleh coba-coba. Harus betul-betul paham medan. Jalur seperti itu perlu pengalaman dan kehati-hatian,” tegasnya.
Ia juga menyinggung informasi yang beredar terkait sopir yang diduga masih baru, meski belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kalau dari informasi yang kita dengar, katanya sopirnya termasuk baru. Tapi kita belum tahu apakah itu akurat atau tidak,” tambahnya.
Bupati kembali menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi umum, agar keselamatan penumpang dapat lebih terjamin ke depan.












