Lintas Kapuas Raya

Yohanes Rumpak Resmi Pimpin KORMI Sintang Periode 2026–2031

×

Yohanes Rumpak Resmi Pimpin KORMI Sintang Periode 2026–2031

Sebarkan artikel ini
Ketua KORMI Sintang, Yohanes Rumpak menerima bendera pataka dari Wakil Ketua II KORMI Kalimantan Barat.

SINTANG, KR – Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sintang periode 2026–2031. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua II KORMI Provinsi Kalbar, Hj. Sabnur Murny di Aula CU Keling Kumang, Senin (25/5/2026).

Pada kesempatan itu, Yohanes Rumpak menegaskan komitmennya untuk membangun dan memperkuat olahraga masyarakat di Kabupaten Sintang. Ia menyebut kepengurusan yang baru dilantik ini menjadi sejarah baru karena KORMI Sintang baru pertama kali terbentuk.

“Melihat semangat induk organisasi olahraga atau Inorga yang ada di KORMI Sintang, saya juga jadi semangat. Kemajuan olahraga di Kabupaten Sintang ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi bagaimana Inorga semakin banyak dan mampu berkontribusi,” ujar Yohanes.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Yohanes mengungkapkan KORMI Sintang akan fokus mempersiapkan atlet menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) yang akan digelar di Singkawang pada 5–12 Juli 2026 mendatang.

“Yang pertama adalah kita mempersiapkan kegiatan Forprov yang akan dilaksanakan di Singkawang pada 5 sampai 12 Juli nanti. Kita harapkan ada atlet dari tujuh Inorga yang sudah terbentuk di Kabupaten Sintang bisa ikut berlaga dan mengharumkan nama Sintang,” katanya.

Selain persiapan menghadapi event olahraga tingkat provinsi, Yohanes menilai tantangan terbesar saat ini adalah membangun fondasi organisasi yang masih baru. Menurutnya, KORMI Sintang perlu melakukan konsolidasi internal agar memiliki arah dan kekuatan organisasi yang jelas.

“Karena ini organisasi baru, tentu yang paling penting adalah konsolidasi organisasi dan melihat kekuatan serta kelemahan yang kita miliki. Ini tidak mudah karena baru pertama kali Kabupaten Sintang memiliki organisasi bernama KORMI,” jelasnya.

Saat ini terdapat tujuh induk organisasi olahraga masyarakat atau Inorga yang telah bergabung sebagai pendiri KORMI Sintang. Namun, Yohanes menargetkan jumlah tersebut dapat bertambah hingga mencapai 25 Inorga seperti yang dimiliki KORMI Provinsi Kalimantan Barat.

“Sekarang baru ada tujuh Inorga. Target kita ke depan bisa mencapai 25 organisasi olahraga masyarakat. Artinya masih ada sekitar 18 organisasi lagi yang perlu kita dorong untuk terbentuk dan bergabung,” ungkapnya.

Ia juga berharap olahraga tradisional yang berkembang di tengah masyarakat seperti pangkak gasing, sumpit, dan panahan tradisional dapat masuk dan berkembang bersama KORMI Sintang agar lebih terorganisir.

“Saya ingin olahraga tradisional yang selama ini berkembang di masyarakat bisa dibentuk dan bergabung di KORMI Sintang. Dengan begitu olahraga tradisional bisa berkembang dan semakin terorganisir dengan baik,” pungkasnya.

Adapun ketujuh Inorga yang telah terbentuk di Kabupaten Sintang yakni PORTINA (Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia), FOKBI (Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia), IOF (Indonesia Offroad Federation), YJI (Yayasan Jantung Indonesia).

Selanjutnya ASIAFI (Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia), FESPATI (Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia), dan POGTI (Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia).

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *