SINTANG, KR – Kondisi Pusat Kesehatan Desa (Pustu) di Desa Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, mendapat sorotan serius dari anggota DPRD Sintang.
Bukan tanpa alasan, sebab bangunan Pustu yang sudah menua dan tidak lagi layak kini memerlukan perhatian serta perbaikan agar dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Komisi C, Sebastian Jaba menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi fasilitas kesehatan tersebut.
“Meskipun Pustu ini tetap berfungsi, kondisi bangunannya yang buruk sangat mengganggu pelayanan kesehatan. Kami akan mendorong usulan perbaikan kepada pihak eksekutif dan mencari solusi bersama pihak terkait,” jelas Jaba kepada media Senin 16 Juni 2024 kemarin.
Ia mengatakan bahwa perbaikan fasilitas ini akan menjadi agenda penting dalam rapat kerja bersama instansi teknis terkait.
“Kita perlu membahas perbaikan Pustu ini dengan serius agar dapat segera diambil tindakan yang diperlukan. Fasilitas yang layak dan memadai adalah hak setiap tenaga kesehatan dan masyarakat,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Politisi PDI Perjuangan ini berharap adanya respons cepat dari pemerintah agar pelayanan kesehatan di desa dapat berlangsung dengan baik dan nyaman.

“Tentunya kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kebong, Roy Martadi Nurmansyah mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengusulkan rehabilitasi faskes di Desa Sepan Lebang kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.
“Di Desa Sepan Lebang terdapat dua fasilitas kesehatan, yaitu Pustu dan Poskesdes. Poskesdes dibangun oleh pemerintah desa, sedangkan Pustu merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Usulan rehabilitasi sudah kami sampaikan tidak hanya untuk Sepan Lebang, tetapi juga untuk desa-desa lain dalam wilayah kerja kami,” jelas Roy melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan bahwa pengajuan perbaikan bangunan fasilitas kesehatan harus melalui proses berjenjang ke Pemerintah Provinsi dan Pusat, serta menghadapi keterbatasan anggaran.
“Sampai hari ini kami belum mendapatkan giliran rehabilitasi. Namun kami terus mengusulkan, termasuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang,” ucapnya.
Roy juga berharap para anggota DPRD, khususnya dari Komisi C yang membidangi kesehatan dan pendidikan, dapat membantu mengawal usulan tersebut.
“Kami mohon dukungan Ketua dan anggota DPRD dari daerah pemilihan 3 agar usulan ini dapat segera ditindaklanjuti. Saya juga telah menyampaikan hal ini kepada Ibu Anas, Ketua Komisi C DPRD Sintang,” pungkasnya. (Ben)












