SINTANG, KR – Kabupaten Sintang terus berupaya mengejar target pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai bagian dari program nasional yang tertuang dalam Instruksi Presiden.
Program ini menargetkan pembentukan koperasi di 80.000 desa se-Indonesia, termasuk desa-desa di Kabupaten Sintang.
“Kalau di Inpres disebut 80 ribu desa, maka Sintang termasuk di dalamnya. Itu artinya semua desa di Indonesia diarahkan untuk membentuk Kopdes. Tapi tentu dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan masing-masing,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Sintang, Syarief Yasser Arafat belum lama ini.
Yasser menjelaskan, meski secara ideal seluruh desa ditargetkan membentuk koperasi, namun ia realistis bahwa tidak semua desa bisa bergerak cepat.
Ia mengatakan bahwa yang terpenting, pada saat peluncuran nasional tanggal 12 Juli mendatang, Kabupaten Sintang sudah memiliki beberapa desa yang berhasil membentuk koperasi.
“Paling tidak, pada saat launching kita sudah punya contoh yang terbentuk,” jelas Yasser.
Ia mencontohkan, pada tanggal 10 Mei lalu, Desa Kajang Baru sudah melaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus) untuk pembentukan Kopdes Merah Putih.
“Kita coba dulu seberapa mampu kita bentuk. Perlu dimaklumi kondisi Sintang, desa kita banyak, akses geografis cukup sulit, dan itu menyulitkan kami melakukan pendampingan langsung ke lapangan,” ungkapnya.
Meski demikian, DPMPD Sintang tetap optimistis mengejar target pembentukan sesuai instruksi pusat.
“Tentu kita optimis Kopdes ini bisa terbentuk semua sebelum di lounching oleh Presiden Prabowo nantinya,” pungkasnya.












