Parlemen

Toni Sebut TPA di Sintang Overload

×

Toni Sebut TPA di Sintang Overload

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi D DPRD Sintang, Toni.

SINTANG, KR – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Sintang kini menghadapi kondisi overload atau kelebihan kapasitas.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sintang, Toni, yang menyoroti persoalan pengelolaan sampah pascabencana banjir besar beberapa waktu lalu.

“Kita punya dua TPA, satu di Nenak dan satu lagi di Sepauk. Keduanya sekarang sudah overload,” ungkap Toni di Gedung DPRD Sintang belum lama ini.

Ia menjelaskan, kelebihan kapasitas itu salah satunya dipicu oleh peristiwa banjir besar yang melanda Kabupaten Sintang pada beberapa tahun lalu.

Saat itu, Presiden RI dijadwalkan akan meninjau ke lokasi banjir. Sehingga sampah sampah yang ada di Kota Sintang semuanya diangkut ke TPS.

“Dulu waktu banjir besar dan Presiden hendak datang, ada gerakan besar-besaran bersihkan kota. Sampah dari mana-mana langsung diangkut, bahkan sampai 74 truk, lalu dibuang ke TPA Nenak,” kata Toni.

Namun, karena fasilitas pengelolaan sampah yang belum memadai, penumpukan sampah tidak bisa diatasi dengan baik. Hal ini menyebabkan kondisi TPA menjadi penuh sesak dan sulit untuk dikelola secara optimal.

“Karena sarana dan prasarana tidak mendukung, akhirnya TPA kita jadi numpuk. Sampai sekarang belum ada solusi jangka panjang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu Politisi senior dari Partai Golkar ini berharap Pemerintah Kabupaten Sintang segera merespons masalah ini dengan serius, termasuk dengan mempertimbangkan pembangunan TPA baru yang lebih layak, serta modernisasi sistem pengelolaan sampah.

“Kami di DPRD akan terus dorong agar ada penanganan strategis. Jangan sampai sampah ini jadi bom waktu bagi kita semua,” pungkasnya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *