SINTANG, KR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan memastikan bahwa ruas jalan dari Begandung hingga ke Jaya Mentari di Kecamatan Tempunak akan dikerjakan pada tahun ini.
Namun, ia mengimbau masyarakat untuk memahami proses dan kendala teknis yang dihadapi pemerintah daerah, khususnya dalam hal keterbatasan peralatan.
“Ruas jalan Begandung itu sebenarnya sudah direncanakan dikerjakan sejak pertengahan tahun. Tapi memang masih terkendala antrean alat berat milik UPJJ (Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan) yang belum bisa dimobilisasi ke lokasi,” ujar Vaulinus Lanan.
Ia menjelaskan bahwa alat berat saat ini masih digunakan untuk pengerjaan jalan di wilayah SKPH dan tidak bisa dipindahkan sebelum pekerjaan di sana selesai.
“Pekerjaan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Jadi kita harus selesaikan dulu pekerjaan di jalur SKPH, baru alat bisa dipindahkan ke ruas Begandung – Jaya Mentari,” tegas legislator dari Dapil Sepauk–Tempunak itu.
Vaulinus menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Ia berharap semua pihak, termasuk para kepala desa, turut aktif menjelaskan informasi ini kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kita semua harus mulai membangun pola pikir positif terhadap pemerintah daerah. Termasuk perangkat desa dan tokoh masyarakat yang mengetahui informasi pembangunan, harus menjelaskan ke masyarakat. Jangan sampai informasi yang tidak utuh justru membuat persepsi negatif,” tambahnya.
Menurutnya, kondisi ruas jalan yang paling parah berada di jalur dari Begandung hingga ke wilayah Merti Jaya dan Mansik. Sementara dari Mansik ke pusat desa dan lanjut ke Gurung Mali Jaya Mentari, jalan masih cukup fungsional, meskipun terdapat beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus.
“Beberapa titik seperti di sekitar Sungai Buaya hingga Dusun Serpang memang butuh penanganan lebih. Tapi sudah dipastikan bahwa ruas-ruas ini akan dikerjakan tahun ini. Hanya saja, kita memang masih antre penggunaan alat berat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa selain kendala antrean alat, tidak ada hambatan besar lainnya dalam proyek ini. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bersabar dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan.












