SINTANG, KR – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menunjukkan rasa duka mendalam dan keprihatinan atas kecelakaan bus DAMRI di Penyeladi, Kabupaten Sanggau, dengan melayat ke kediaman korban yang meninggal dunia pada Senin (6/4/2026).
Usai menjalankan sejumlah agenda, Bupati Sintang langsung menuju rumah duka almarhumah Martini yang beralamat di Jalan MT Haryono, Gang Wiyata 2, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang.
Almarhumah Martini diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di UPT Laboratorium Kesehatan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pernah sebagai staf di SMA Negeri 2 Sintang.
Ia menjadi satu-satunya penumpang bus DAMRI rute Sintang–Pontianak yang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (5/4/2026).
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sintang tersebut disambut oleh pihak keluarga. Bupati Bala kemudian duduk bersama para pelayat sebagai bentuk empati dan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian dan belasungkawa dari Pemerintah Kabupaten Sintang terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Sebelumnya, pada Minggu sore (5/4/2026), media sosial dihebohkan dengan beredarnya video kecelakaan bus DAMRI jurusan Sintang–Pontianak. Berdasarkan manifest yang beredar, bus tersebut membawa 31 penumpang.
Dalam data manifest tersebut, almarhumah Martini tercatat duduk di kursi nomor 22 dan naik dari Tugu BI Sintang, yang merupakan lokasi kantor manajemen DAMRI setempat. Ia direncanakan turun di Terminal Antar Negara Ambawang.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan tersebut.












